• Senin, 27 Juni 2022

Jangan Diabaikan! 14 Kondisi Ini Adalah Gejala Awal Gangguan Mental Yang Harus Cepat Ditangani

- Jumat, 17 Juni 2022 | 22:24 WIB

TOPMEDIA.CO.ID – Gangguan mental atau gangguang jiwa bisa menyerang siapa saja. Saat ini, masalah gangguan mental menjadi sangat lah umum. Namun, masih ada stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan masalah kesehatan mental.

Namun, sebelum seseorang terserang gangguan mental, tentu ada beberapa gejala atau kondisi yang di alami nya, hanya saja ada beberapa gejala yang dianggap masalah kesehatan biasa sehingga diabaikan.

Dilansir dari Halosehat.com, berikut ini adalah gejala gangguan mental yang perlu Anda pahami dan tidak boleh diabaikan. Karena penanganannya akan menjadi lebih berat ketika Anda mengabaikannya.

  1. Stres

Stres merupakan suatu keadaan saat seseorang mengalami tekanan yang sangat berat, secara emosi maupun mental. Seseorang yang mengalami stres akan gelisah, mudah tersinggung dan cemas. Stres juga akan mengganggu konsentrasi, mengurangi depresi dan memicu depresi. Stres bukan saja dapat memengaruhi psikologi penderitanya. Hal tersebut juga dapat berdampak kepada cara bersikap dan kesehatan fisik mereka.

Perilaku seseorang yang mengalami stres akan menunjukkan gejala-gejala seperti: menjadi penyendiri dan enggan berinteraksi dengan orang lain; enggan makan atau makan secara berlebihan, dan gangguan kecemasan. Gangguan kecemasan merupakan kondisi psikologis ketika penderitanya mengalami rasa cemas berlebihan dan akhirnya malah memengaruhi kehidupan sehari-hari mereka.

Baca Juga: 7 Faktor Penyebab Rezeki Suami Seret! No. 4 Kadang Disepelekan

Bagi sebagian orang normal, rasa cemas biasanya timbul pada suatu kondisi tertentu, misalnya ketika hendak menempuh ujian di sekolah atau ketika dipanggil untuk wawancara kerja. Namun pada penderita gangguan kecemasan, timbulnya rasa cemas dapat setiap saat dan tanpa alasan yang jelas. Itu sebabnya orang yang mengalami kondisi ini akan sulit merasa rileks dari waktu ke waktu.

  1. Terlalu banyak tidur

Tidur memiliki peran yang sangat penting untuk mengatur emosi jiwa seseorang. Namun, seseorang yang tidur terlalu lama akan mengalami gejala depresi dan masalah medis lainnya. Jika Anda tidur lebih dari 8 jam sepanjang malam namun tidak merasa seperti telah beristirahat, segera konsultasikan kondisi ini dengan dokter Anda.

  1. Tidak Cukup Tidur

Seseorang yang sulit tidur atau merasa seperti belum beristirahat ketika terbangun juga merupakan gejala depresi umum dan kecemasan. Susah tidur sehingga tak mendapat kualitas tidur cukup dapat dihubungkan dengan gangguan tidur yang diketahui beristilahkan sleep apnea dan ketidakseimbangan hormon. Sebaiknya Anda tidak menunda untuk berbicara dengan seorang profesional medis jika Anda tidak memiliki waktu untuk tidur.

Halaman:

Editor: Beni Hendriana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Memilih Makanan Protein Tinggi Untuk Tubuh

Selasa, 14 Juni 2022 | 07:23 WIB
X