"Jadi kami semua inginnya bantuan tersebut emang bener tepat sasaran. Karena kita masih meliat dampak dampak akibat kenaikan BBM,"imbuhnya.
Baca Juga: Rencana Pembangunan Rumah Ibadah Gereja HKBP Cilegon
Sementara itu, ditambahkan,Kasi Datun pada Kejari Kota Cilegon, Yan Aswari, pihaknya membenarkan adanya Intruksi dari Kajagung dalam mengawal bansos tersebut. Yang mana dalam intruksi itu untuk mengawal bantuan dari pemerintah kepada masyarakat agar tepat sasaran dan tepat guna dalam menfasilitasi bantuan itu kepada masyarakat.
"Iyah tentunya pemerintah sudah menganggarkan iyah untuk bantuan bantuan yang di maksud tersebut. Memang dalam intruksi Jaksa Agung yang disebutkan akan kita bentuk tim pendampingan hukum melalui bidang Datun. Yang mana itu seluruh akselerasi penggunan pembelajaan tidak terduga,"kata dia.
Dijelaskan dia bahwa dalam penggunaan tidak terduga itu akan di dampingi dari perencanaan dan pelaksanaanya.Sehingga inflasi itu harapannya dapat di kendalikan.
"Tujuanya sama yaitu untuk perekonomian itu tidak ada chaos, masyarakat tersalurkan tepat guna dan tepat sasaran dan tepat waktu. Dalam pendistribusian bantuan dana pemerintah,"pungkasnya.***
Artikel Terkait
Ratu Atut Chosiyah Mendapat Pengurangan Masa Tahanan 3 Bulan, Kini Sudah Bebas Bersyarat dan Wajib Lapor
Menag Bentuk Majelis Dai Kebangsaan Untuk Mengisi Konten Dakwah di Medsos
Wendi Akan Tampilkan Silat Kaserangan, Sekda Kabupaten Serang : Inilah Yang Dinantikan
Hati Hati, Penunggak Pajak Daerah Dipantau Kejari Serang
Rencana Pembangunan Rumah Ibadah Gereja HKBP Cilegon
Mobil Walikota Cilegon Dihadang Pendemo, Ada Apa?
Sanuji Minta Program Tata Boga Di Tingkatkan Di Kota Cilegon
Selamatkan Uang Negara Rp 113 Miliar, Begini Pengakuan Kejari Cilegon