• Minggu, 3 Juli 2022

Tafsir dan Pemaknaan Surat Al-Fatihah Menurut Quraish Shihab

- Rabu, 25 Mei 2022 | 13:51 WIB
Ilustrasi foto, Surat Al-Fatihah (fimadani)
Ilustrasi foto, Surat Al-Fatihah (fimadani)

TOPMEDIA – Surat Al-Fatihah (pembukaan) yang terdiri atas 7 ayat adalah surat yang agung. Karena itu Surat Al-Fatihah mendapat julukan sebagai “Mahkota Tuntunan Ilahi” dalam bahasa Quraish Shihab.

Disebut dengan Al-Fatihah karena merupakan pembuka dalam Al-Qur'an. Diantaranya mencakup aspek keimanan, hukum, dan kisah.

Menurut Quraish Shihab dalam tafsir surat Al-Fatihah, terdapat pembicaraan tentang Allah dan sifat-sifat-Nya terwakili pada ayat 1 sampai dengan 4, sedangkan permohonan termaktub dalam ayat 5 sampai dengan 7.

Baca Juga: Apa itu Jodoh, Menurut Al-Qur'an dan Penjelasan Quraish Shihab

Pembicaraan tentang Allah dan sifat-sifatnya bisa juga kita tarik kesimpulan bahwa ayat-ayat ini berbicara tentang keimanan atau ketauhidan.

Quraish Shihab menyebutkan, bahwa dalam kandungan surat Al-Fatihah, Allah mengajarkan kepada manusia tugas hidup dunia.

Mengajarkan kepada mereka untuk bergantung dan berharap kepada-Nya. Cinta dan takut kepada-Nya, serta menunjukkan kepada mereka jalan yang akan mengantarkannya menuju kebahagiaan.

Sedangkan kebahagian sejati menurut imam Ghazali adalah cinta kepada Allah. Cinta kepada Allah merupakan puncak tertinggi dari tujuan akhir. Karena itu, tidak salah jika segala aktifitas baik harus disandarkan atas nama Allah.

Baca Juga: Puasa Syawal, Niat dan Maknanya Menurut Quraish Shihab

Berkenaan dengan penafsiran surat Al-Fatihah menurut Quraish Shihab dapat menarik kesimpulan sebagai berikut:

Halaman:

Editor: Fuad Fauji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X