• Jumat, 30 September 2022

AKU INGIN ENGKAU KAYA

- Rabu, 10 Agustus 2022 | 13:54 WIB
Asep Rahmatullah (foto Dokumentasi)
Asep Rahmatullah (foto Dokumentasi)

Penulis: Asep Rahmatullah

(Sekjen DPD PDIP Banten)

Aku ingin engkau kaya. Pikirkanlah keinginan ini. Kaya adalah simbol dari berkecukupan, tidak berkekurangan, aman dalam beraktifitas, tidak lagi memikirkan makan, tidak lagi memikirkan biaya sekolah anak-anak dan yang pasti memiliki rumah tinggal yang sehat, layak dan nyaman. Keinginan ini, bukan hanya keinginin pribadi, tetapi juga keinginan konstitusi negeri ini, keinginan mendasar dari ideologi negeri yang sama-sama kita banggakan.

Menjadi kaya bukan berarti membaca sim salabim ratusan bahkan ribuan kali. Menjadikan masyarakat sejahtera perlu konsolidasi demokrasi. Demokrasi yang mengkonsolidir semua aspek kemampuan anak bangsa agar memiliki akses mendapatkan pendidikan, kesehatan dan hidup secara layak tanpa membedakan agama dan suku. Aku ingin engkau menjadi kaya, karena aku tidak ingin mendengar lagi anakmu kekurangan gizi, tidak lagi bisa sekolah karena tidak ada biaya, agar engkau mampu membuka usaha, tidak mengais atau mengemis.

Kekayaan tidak boleh pula dipandang sebagai bentuk materi atau yang berkaitan dengan pemenuhan fisik semata. Diatas segalanya kekayaan hati, kekayaan sanubari lebih penting untuk membangun kepercayaan diri, menetapkan keyakinan dan memperteguh perjuangan bahwa kita semua bisa sejahtera (kaya).

Masalahnya adalah siapa yang dianggap layak memimpin untuk mengelola semua kekayaan negeri saat ini untuk dapat memberikan manfaat bagi semua. Kekayaan hati pemimpin, kekayaan etika  dan kekayaan pemahaman terhadap toleransi, kasih sayang serta kekayaan integritas, kekayaan bersikap jujur, disiplin dan mentaati aturan adalah kekayaan yang nyaris hilang, punah dan tenggelam.

Aku ingin engkau kaya dengan berkepribadian Pancasila. Mungkin terlalu berlebihan dan menjadi permintaan sulit. Bisa jadi ini mimpi, tetapi suatu saat aku yakin, engkau akan menjadi bagian dari orang yang meminta hal yang sama dengan permintaan ku kepada diri dan orang lain. Bayangkan, kekayaan kita melimpah, namun miskin dalam sikap, integritas dan kepemimpinan, maka sebanyak apapun kekayaan yang akan habis tanpa makna.

Begitula pula dengan kekayaan konsep, janji dan citra yang akan engkau tawarkan kepada masyarakat di tahun politik nanti, belum tentu menjadi kekayaan konsepsi politik, sosial dan ekonomi jika ditawarkan hanya untuk menjadi kekayaan politik kelompok saja.

Aku ingin engkau kaya. Segalanya, semuanya akan ku serahkan kepada siapapun yang setuju untuk mengembalikan integritas, kejujuran dan perjuangan bersama sebagai pondasi mencapai kebahagiaan bersama. Mari berjalan bersama, menanam kebaikan, menyemai keindahan silaturahmi dan membangunkan tidur setiap orang yang belum punya mimpi tentang kebersamaan.

Halaman:

Editor: Beni Hendriana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PANDANGAN PERTAMA

Jumat, 19 Agustus 2022 | 17:02 WIB
X