• Minggu, 3 Juli 2022

Ketegangan Turki dan Yunani Soal Pembelian Pesawat Jet Tempur F-16

- Rabu, 25 Mei 2022 | 07:54 WIB
Ilustrasi foto, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (@_AfricanSoil)
Ilustrasi foto, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (@_AfricanSoil)

TOPMEDIA – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan dia akan menghentikan pembicaraan dengan Perdana Menteri Yunani, Kyriakos Mitsotakis. Turki kesal karena Yunani pengaruhi AS terkait pembelian pesawat jet f-16.

Erdogan juga mengancam akan membatalkan pertemuan penting antara kedua pemerintah mereka, Ankara menuduh pemimpin Yunani memusuhi Turki.

Dilansir laman Aljazeera, dalam pidato yang disiarkan televisi, Erdogan menuduh Mitsotakis merekomendasikan kepada Amerika Serikat tidak boleh menjual jet tempur F-16 ke Turki.

Baca Juga: Alasan Turki Menentang Finlandia dan Swedia Masuk Anggota NATO

Erdogan kemudian menuduh Yunani menyembunyikan pengikut pemimpin agama yang berbasis di Amerika Serikat Fethullah Gulen, menurut Turki mereka berada dibalik upaya kudeta yang gagal pada 2016.

“Kami telah sepakat untuk tidak memasukkan negara ketiga dalam perselisihan kami dengannya. Meskipun demikian, minggu lalu, dia (Yunani) melakukan kunjungan ke Amerika Serikat dan berbicara di Kongres. Memperingatkan AS untuk tidak memberikan F-16 pada kami,” kata Erdogan.

“Dia tidak lagi ada untukku. Aku tidak akan pernah setuju untuk bertemu dengannya. Kami akan melanjutkan perjalanan kami dengan geopolitik terhormat.”

Baca Juga: Pemerintah Turki Tutup Ruang Udara untuk Militer dan Pesawat Sipil Rusia

Erdogan tampaknya merujuk pada pidato yang disampaikan Mitsotakis di Washington pada 17 Mei, ketika dia mengatakan kepada Kongres bahwa AS harus menghindari menciptakan sumber ketidakstabilan baru di sisi tenggara NATO.

“Hal terakhir yang dibutuhkan NATO pada saat fokus kami adalah membantu Ukraina mengalahkan agresi Rusia adalah sumber ketidakstabilan lain di sisi tenggara NATO,” kata pemimpin Yunani.

Halaman:

Editor: Fuad Fauji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hakim Tunisia Perpanjang Pemogokan Kerja Nasional

Selasa, 21 Juni 2022 | 07:40 WIB
X