• Minggu, 3 Juli 2022

Rela Korbakan JiwaSebagai Bukti Ketaatan Kepada Allah SWT, Begini Kisah Nabi Ismail

- Rabu, 25 Mei 2022 | 22:15 WIB

TOPMEDIA.CO.ID – Sebagai umat Muslim, kita tentu taka sing dengan kisah Nabi Ismail, yang rela mengorbankan jiwanya, sebagai bukti Ketaatnya kepada Allah SWT. Dimana saat ini umat islam mengikutinya dengan menggelar hari raya kurban.

Nabi Ismail merupakan anak dari Ibrahim">Nabi Ibrahim. Nabi Ismail bersama sang ayah dalam kisahnya mengalami berbagai macam peristiwa yang besar dan mengharukan. Salah satunya peristiwa Ibrahim">Nabi Ibrahim mendapat perintah dari Allah untuk menyembelih Nabi Ismail.

Dalam hal ini, Allah menguji ketaatan Ibrahim. Sebagai nabi ke-6, Ibrahim harus mempertaruhkan rasa cinta dan sayangnya kepada sang anak. Hingga peristiwa ini menjadi awal mula perintah Allah bagi seluruh umat muslim untuk melaksanakan ibadah kurban.

Dilansir dari Kisahmuslim.com, berikut Oase.id merangkum kisah Nabi Ismail, dari kelahiran seorang anak saleh hingga perintah untuk berkurban.

Kisah Kelahiran Nabi Ismail

Ibrahim">Nabi Ibrahim dengan Sarah (istrinya) tidak langsung dikaruniai seorang anak. Ibrahim">Nabi Ibrahim dalam kisah ini pun banyak memanjatkan doa kepada Allah. Dia minta dianugerahkan seorang anak yang saleh dan taat kepada-Nya.

Baca Juga: 9 Efek Negatif Ini Mengintai Kesehatan Anda Yang Sering Memakai Bra Saat Tidur

Suatu waktu, Sarah mengetahui apa yang diharapkan oleh suaminya. Namun, ia tidak dapat mewujudkan keinginan suaminya. Sebab, dia memiliki kondisi rahim yang mandul. Sarah kemudian mendapatkan satu rencana untuk mendekatkan Ibrahim dengan budaknya yang bernama Hajar untuk menikah. Harapan Sarah, dengan adanya pernikahan tersebut Ibrahim">Nabi Ibrahim bisa mendapatkan keturunan yang saleh dari perkawinannya dengan Hajar.

Sarah menyampaikan rencana tersebut kepada sang suami. Kemudian Ibrahim">Nabi Ibrahim berkata, “Kita harus menanyakannya terlebih dahulu kepada Hajar. Apakah dirinya setuju atau tidak?” Lalu Sarah dan Ibrahim menanyakan langsung kepada Hajar. Hajar pun menyetujuinya.

Halaman:

Editor: Beni Hendriana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X