• Minggu, 3 Juli 2022

Nabi Muhammad SAW Dikhianati Kaum Yahudi di Kota Madinah

- Senin, 16 Mei 2022 | 06:31 WIB
Ilustrasi foto, Hegra, atau Mada'in Salih adalah situs arkeologi di Wilayah Al Madinah di Hijaz (@historydefined)
Ilustrasi foto, Hegra, atau Mada'in Salih adalah situs arkeologi di Wilayah Al Madinah di Hijaz (@historydefined)

TOPMEDIA – Pengkhianatan kaum Yahudi di Madinah kepada Nabi Muhammad SAW. Di kota Madinah ada sejumlah besar orang Yahudi. Mereka kaya, menguasai perdagangan, dan memiliki pengaruh besar ke penduduk kota.

Nabi Muhammad SAW mengikuti kebijakan 'hidup dan biarkan hidup'. Karena itu, ia mengadakan perjanjian dengan orang-orang Yahudi.

Menurut ketentuan perjanjian, orang-orang Yahudi harus menikmati kebebasan beragama dan tidak boleh ada campur tangan dalam urusan agama.

Baca Juga: Kisah Hafshah binti Umar Bin Khathab, Cobaan dan Ganjaran Untuk Perempuan Mulia

Kaum Muslim dan Yahudi harus bersahabat, dan saling membantu dalam mempromosikan objek-objek kepentingan bersama.

Kala itu ditetapkan bahwa umat Islam dan Yahudi akan saling membantu jika ada serangan dari musuh.

Tidak ada pihak yang memberikan perlindungan kepada Quraisy, dan jika Quraisy menyerang Madinah, baik Muslim maupun Yahudi harus bergandengan tangan untuk mempertahankan kota Madinah.

Baca Juga: Kisah Khalifa Abu Bakar Melepas Perlindungan Ad Dughna

Pengkhianatan kaum Yahudi kepada Nabi Muhammad SAW. Orang-orang Yahudi tahu bahwa dalam kitab suci mereka ada petunjuk tentang kedatangan seorang nabi terakhir di tanah Arab.

Namun mereka mendapat kesan dan yakin bahwa nabi akan lahir dari golongan mereka.

Halaman:

Editor: Fuad Fauji

Sumber: Islam Story

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X