• Kamis, 26 Mei 2022

PPPK 2022, Kemenkes Umumkan Syarat Pengangakatan PPPK Tenaga Kesehatan Tahun 2022-2023

- Minggu, 8 Mei 2022 | 01:19 WIB
Kemenkes mengumumkan syarat PPPK tenaga kesehatan 2022. Antara lain, termasuk dalam 30 jenis Jabfung Kesehatan, bekerja pada faskes milik Pemprov dan Kabupaten/Kota, pendidikan minimal D3 Kesehatan, memiliki STR Aktif untuk Jenis Jabfung Kesehatan dan SIP, diusulkan Pemprov dan Kabupaten/Kota.
Kemenkes mengumumkan syarat PPPK tenaga kesehatan 2022. Antara lain, termasuk dalam 30 jenis Jabfung Kesehatan, bekerja pada faskes milik Pemprov dan Kabupaten/Kota, pendidikan minimal D3 Kesehatan, memiliki STR Aktif untuk Jenis Jabfung Kesehatan dan SIP, diusulkan Pemprov dan Kabupaten/Kota.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumkan sejumlah syarat yang harus dipenuhi tenaga kesehatan (Nakes) non ASN agar bisa diangkat jadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada proses rekrutmen PPPK tenaga kesehatan tahun 2022-2023. Setidaknya ada enam syarat wajib yang harus dipenuhi tenaga kesehatan non ASN, agar bisa diangkat jadi PPPK pada proses rekrutmen PPPK tenaga kesehatan Tahun 2022-2023.

Para Nakes non ASN yang memenuhi syarat PPPK tenaga kesehatan 2022, rencananya akan mengisi formasi, terutama di Puskesmas dan Rumah Sakit Pemerintah Daerah yang membutuhkan penambahan tenaga kesehatan.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, lebih dari 200 ribu tenaga kesehatan dengan status honorer telah menyampaikan data-datanya ke Kemenkes untuk bisa diproses sebagai calon ASN dan atau juga PPPK tahun 2022-2023. Rinciannya, dokter 11.075, dokter gigi 1.209, perawat 102.521, bidan 72.176, tenaga kesmas 7.526, tenaga kefarmasian 4.393, ATLM 7.515, tenaga gizi 144, dan tenaga kesling 122. Sedangkan dokter spesialis penyakit dalam 931, spesialis obgin 742, spesialis anak 661, spesialis bedah 637, spesialis anaestesi 571, spesialis radiologi 370, spesialis patologi klinik 288, dokter gigi spesialis 199, dan spesialis lainnya 2.269.

Baca Juga: 200 Ribu Lebih Honorer Akan Diangkat Jadi PPPK Tahun 2022-2023, Simak Kriteria Honorer Diangkat Jadi PPPK

Menurutnya, tenaga kesehatan yang memenuhi syarat dan mengajukan ke Kemenkes, akan diprioritaskan untuk diangkat jadi PPPK pada proses rekrutmen PPPK Tahun 2022-2023. Hal itu seiring dengan mulai berlakunya aturan pemerintah yang menghentikan perekrutan pegawai honorer di 2023.

''Dengan kebijakan ini, para tenaga kesehatan honorer atau Non ASN yang berada di seluruh Indonesia dapat lebih tenang bekerja karena masa depannya sudah bisa lebih jelas. Ini merupakan salah satu program Transformasi Kesehatan di bidang sumberdaya manusia dimana kami harus memastikan kecukupan tenaga kesehatan,'' kata Budi seperti disiarkan melalui kanal Youtube milik Kemenkes RI, baru-baru ini.

Lebih jauh Budi mengatakan, tenaga kesehatan yang akan diajukan untuk diangkat jadi PPPK tahun 2022-2023. Antara lain, mulai dari tenaga kontrak/honorer Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota, kontrak/honorer BLUD, kontrak dengan DAK Non Fisik (BOK), PTT dan sukarelawan yang bekerja pada fasilitas kesehatan milik Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Baca Juga: Rekrutmen PPPK 2022, Pemerintah Akan Buka Penerimaan PPPK Tenaga Kesehatan 2022

Syarat PPPK Tenaga Kesehatan 2022 :

1. Termasuk dalam 30 Jenis Jabfung Kesehatan sesuai Perpres 38/2020

Halaman:

Editor: Deni Kusuma Wijaya

Sumber: kemenkes

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kemenag Kota Cilegon Mulai Bahas Bimbingan Haji

Selasa, 24 Mei 2022 | 19:19 WIB
X