• Jumat, 30 September 2022

Jihad Islam Palestina; Tidak Ada Gencatan Senjata Jika Anggotanya Tidak Dibebaskan

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 11:24 WIB
Ilustrasi foto, warga Palestina di tengah puing dampak ledakan bom Israel (orbitalaffairs)
Ilustrasi foto, warga Palestina di tengah puing dampak ledakan bom Israel (orbitalaffairs)

TOPMEDIA – Kelompok bersenjata Jihad Islam Palestina dan Israel tidak setuju pada rincian kesepakatan gencatan senjata untuk mengakhiri pemboman Gaza, meningkatkan momok lebih banyak kekerasan.

Seorang pejabat Jihad Islam Palestina (PIJ) mengatakan anggota kelompok bersenjata akan melanjutkan perjuangan mereka melawan Israel menyusul pemboman terbaru dari Jalur Gaza jika pejabat tinggi mereka tidak dibebaskan.

Narasi berbeda yang diajukan oleh PIJ dan pejabat Israel setelah gencatan senjata lemah yang dimulai Minggu malam dan menghentikan tiga hari pemboman Israel di daerah Palestina.

Baca Juga: Mengapa Israel Sangat Membenci Palestina

PIJ telah menanggapi dengan menembakkan roket ke Israel selatan, termasuk ke arah wilayah sipil, tanpa ada korban yang dilaporkan.

Juru bicara Jihad Islam Khaled About Hait mengatakan kepada Al Jazeera bahwa gencatan senjata saat ini didasarkan pada kesepakatan yang jelas bahwa Israel akan membebaskan dua anggota berpangkat tinggi: Khalil Awawda dalam sehari, dan Sheikh Bassem al-Saadi dalam waktu dua minggu.

“Kami memiliki keputusan yang sangat jelas bahwa tanpa membebaskan Khalil Awawda dan Bassem al-Saadi tidak akan ada kesepakatan gencatan senjata,” kata Khaled About Hait dari Beirut, Lebanon.

Baca Juga: Setelah Gencatan Senjata, Warga Palestina Mengingat Pembantaian Israel

“Itu akan melanggar kesepakatan dari pihak Israel, dan pertarungan akan dilanjutkan,” tambah Khaled About Hait. Menuduh Perdana Menteri Israel Yair Lapid melancarkan serangan untuk mendapatkan dukungan menjelang pemilihan mendatang.

Menteri Keamanan Dalam Negeri Israel Omer Bar Lev sebelumnya mengatakan kepada media Israel bahwa perjanjian itu tidak termasuk pembebasan tahanan PIJ.

Halaman:

Editor: Fuad Fauji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ukraina Kehilagan Senjata HIMARS yang Dipasok AS

Rabu, 28 September 2022 | 19:32 WIB

Amerika Serikat Pasok Tank Tambahan ke Ukraina

Rabu, 28 September 2022 | 13:45 WIB

Mendagri Tegaskan ASN Jangan Terlibat Politik Praktis

Kamis, 22 September 2022 | 16:12 WIB

BSSN: Peretasan Bjorka, Sebagian Data Bocor Valid

Rabu, 14 September 2022 | 15:38 WIB
X