• Rabu, 19 Januari 2022

Siap-Siap ‘Go Public’ di Tahun Mendatang, 769 Perusahaan Catatkan Saham Di PT BEI

- Senin, 27 Desember 2021 | 13:52 WIB
Direktur Utama PT BEI, Laksono Widodo (Foto : Topmedia)
Direktur Utama PT BEI, Laksono Widodo (Foto : Topmedia)

SERANG, TOPmedia –  PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memiliki pencapaian yang cukup membanggakan di tahun 2021. Tercatat pada 20 Desember 2021, terdapat 53 perusahaan yang mencatatkan sahamnya di BEI.

Pencapaian ini kembali menjadikan BEI sebagai Bursa yang paling aktif di kawasan ASEAN dalam hal pencatatan perusahaan. Adapun total jumlah Perusahaan, Tercatat menjelang penutupan tahun di BEI saat ini sudah mencapai 769 Perusahaan Tercatat.

Bagi perusahaan, mencatatkan saham di BEI menjadi alternatif pendanaan yang menarik untuk pengembangan perusahaannya. Saat ini tidak hanya Perusahaan besar namun juga Perusahaan dengan skala asset kecil dan menengah pun dapat mencatatkan sahamnya di BEI dan menjadi perusahaan publik.

Dikatakan Direktur Utama, PT BEI, Laksono Widodo mengatakan, setidaknya ada lima keuntungan menjadi perusahaan publik, yaitu mendapatkan pendanaan jangka panjang, meningkatkan nilai perusahaan (corporate value), meningkatkan citra perusahaan, menjaga keberlangsungan usaha, dan memberikan insentif pajak.

"Saya kira, setelah go public, perusahaan akan mendapatkan permodalan tambahan dari saham yang dijual. Modal tersebut dapat digunakan untuk membiayai ekspansi perusahaan, membayar utang, melakukan akuisisi atau untuk diinvestasikan kembali. Go public juga akan meningkatkan nilai ekuitas perusahaan sehingga perusahaan memiliki struktur permodalan yang optimal," kata Laksono Widodo melalui zoom metting, Senin(27/12/2021).

Selain itu, ia menjelaskan, dengan menjadi perusahaan publik yang sahamnya diperdagangkan di bursa, perusahaan akan menjalankan aktivitas operasionalnya secara lebih baik dengan menjalankan praktik Good Corporate Governance (GCG). 

Dengan menjadi perusahaan publik, kata dia, yang sahamnya diperdagangkan di BEI, setiap saat publik dapat memperoleh valuasi terhadap nilai perusahaan. 

"Setiap peningkatan kinerja operasional dan kinerja keuangan akan mempunyai dampak terhadap harga saham di bursa, yang pada akhirnya akan meningkatkan nilai perusahaan secara keseluruhan. Langkah go public juga mempermudah akses perusahaan untuk membuka akses pendanaan lain seperti penerbitan surat utang, obligasi, sukuk dan instrumen pendanaan lainnya," jelasnya.

Tak sampai disitu, menurutnya, Investor akan lebih tertarik membeli obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan yang telah dikenal dan memiliki citra baik dalam dunia keuangan. Perusahaan yang terbuka, sambungnya, akan terdorong untuk meningkatkan transparansi dengan melakukan keterbukaan informasi karena adanya pemegang saham yang berupa masyarakat umum.

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Ponpes Kebakaran, Empat Kamar Santri Hangus 

Rabu, 12 Januari 2022 | 18:06 WIB

Maling Gudang Agen Gas LPG Ketahuan, Pelaku Ditangkap

Selasa, 11 Januari 2022 | 19:03 WIB
X