5 Alasan untuk Menonton Pachinko, Adaptasi Buku Cerita Permainan Hidup

photo author
- Senin, 28 Maret 2022 | 08:05 WIB
Ilustrasi foto, poster drama serial tv korea Pachinko (tasikmalaya)
Ilustrasi foto, poster drama serial tv korea Pachinko (tasikmalaya)

3. Pachinko menghidupkan bagian yang kurang dikenal, namun sangat penting dalam sejarah Korea.

Jepang menduduki Korea dari tahun 1910 hingga 1945, dan membawa banyak orang Korea ke Jepang untuk menggantikan warganya yang pergi berperang. Orang Korea di Jepang, yang dikenal sebagai orang Korea Zainichi tidak diperlakukan dengan baik.

Baca Juga: Model Gaya Rambut 2022 Viral di Indonesia Ala-ala Korea

Sering mengalami diskriminasi, rasisme, dan hidup dalam kondisi yang miskin dan sempit dengan banyak orang lainnya.

Budaya Korea perlahan terhapus, dan banyak generasi kedua Korea merasa malu sehingga mereka menyembunyikan warisan mereka dan mengatakan bahwa mereka adalah orang Jepang. The Guardian menggambarkan Pachinko sebagai "penghargaan yang kaya untuk sejarah orang yang tampaknya ingin dihapus".

4. Pachinko sudah memiliki penggemar dari para selebriti.

Penulis dan komentator sosial Roxane Gay mengatakan kepada Washington Post bahwa Pachinko adalah buku favoritnya pada tahun 2017, dan klub buku Emma Watson Our Shared Shelf memilihnya sebagai salah satu pilihannya pada tahun 2019.

Baca Juga: YG Entertainment dan 5 Grup Musik K-Pop Paling Populer di Korea Selatan

Barack Obama menggambarkannya sebagai “buku yang menawan tentang ketahanan dan kasih sayang. Sejarah telah mengecewakan kita, tetapi tidak masalah.” Obama juga menambahkannya Pachinko ke daftar “Buku Favorit-nya 2019.”

5. Pachinko lebih dari sekedar permainan.

Pachinko merupakan metafora yang cerdas untuk perjuangan yang dihadapi orang Korea di Jepang. Menggunakan salah satu permainan negara yang paling populer saat itu.

Pachinko juga mencerminkan fakta bahwa orang Korea di Jepang berjuang untuk mencari pekerjaan karena kendala yang diberikan pemerintah Jepang pada mereka.

Baca Juga: Penyanyi Korea Selatan Kim Ji-soo Pulang Bawa Geprek Bensu, Ruben Onsu Bangga dan Terharu

Pachinko dibuka setelah ditolak, dipandang rendah oleh warga Jepang, dan sebagai bukti berapa banyak orang Korea yang dipaksa melakukan pekerjaan yang "tidak diinginkan", 80% pemilik Pachinko di Jepang adalah orang Korea Zainichi.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Fuad Fauji

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X