• Rabu, 19 Januari 2022

Mengapa Omicron Menembus Orang Yang Sudah Berulangkali Divaksinasi?

- Senin, 10 Januari 2022 | 11:04 WIB
Ilustrasi (Foto : Gugus Tugas Covid)
Ilustrasi (Foto : Gugus Tugas Covid)

SERANG, TOPmedia - Covid-19 varian Omicron pertama kali muncul di Afrika Selatan pada November 2021, banyak pihak yang khawatir akan terjadi penyebaran yang bersifat eksponensial. Kekhawatiran itu bisa dimaklumi karena kecepatan penyebaran yang fenomenal itu melebihi apa yang kita lihat dengan varian sebelumnya.

Tren juga ini terlihat di tempat lain di dunia, termasuk di Inggris Raya ketika infeksi berlipat ganda setiap dua hari pada awal Desember. Apa yang menyebabkan kekhawatiran lebih lanjut adalah bahwa penyebaran yang cepat tersebut terjadi pada populasi yang sangat tinggi vaksinasinya.

Lalu pertanyaannya, apakah perlindungan vaksin gagal? Andrew Lee, seorang profesor Kesehatan Masyarakat di Universitas Sheffield, Inggris mengatakan, bahwa meskipun di permukaan tampaknya vaksin tidak bekerja, namun hal itu tergantung pada bagaimana perlindungan vaksin didefinisikan

Dilansir kompas.com; Penularan Omicron Terus Meluas di Jakarta, Kasus Covid-19 Aktif Hampir Tembus 2.000.

Pemda DKI Jakarta mencatat penularan virus corona varian Omicron yang terus meluas, baik kasus impor maupun transmisi lokal. Total kasus per 9 Januari 2022 adalah 407 kasus, terdiri dari 350 kasus impor dan 57 kasus transmisi lokal.

Hal ini diiringi dengan penambahan kasus aktif Covid-19 yang hampir tembus di angka 2.000. Kasus aktif Covid-19 di Jakarta per 9 Januari 2022 berjumlah 1.874 kasus. Kasus aktif ini terus bertambah dan terpantau meningkat hampir empat kali lipat jika dibandingkan dengan kasus saat libur Natal 25 Desember lalu yang hanya mencapai 377 kasus.

Omicron terus meningkat Penambahan kasus aktif Covid-19 di Jakarta ini berbanding lurus dengan temuan kasus Omicron. Di Jakarta sendiri tercatat 350 kasus Covid-19 varian Omicron dengan penularan perjalanan luar negeri.

Sedangkan kasus aktif dari penularan transmisi lokal hanya terdapat pada 393 kasus. Hingga saat ini, total kasus Covid-19 di Jakarta secara keseluruhan mencapai 867.302 kasus. Perinciannya, 851.839 kasus dinyatakan sembuh, 1.874 masih dalam perawatan, dan 13.589 orang meninggal dunia.

Transmisi lokal sudah menembus 57 kasus. Total keseluruhan kasus Omicron kini di angka 407 kasus. Kasus ini berangsur meningkat seiring ditemukannya transmisi lokal di wilayah DKI Jakarta.

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Ponpes Kebakaran, Empat Kamar Santri Hangus 

Rabu, 12 Januari 2022 | 18:06 WIB

Maling Gudang Agen Gas LPG Ketahuan, Pelaku Ditangkap

Selasa, 11 Januari 2022 | 19:03 WIB
X