• Rabu, 19 Januari 2022

Musnahkan Puluhan Ribu Botol Miras, Kapolda Banten : Inilah Penyebab Gangguan Kamtibmas

- Kamis, 23 Desember 2021 | 16:15 WIB
Pemusnahan ribuan botol miras di Mapolda Banten (Foto : Feby/Topmedia)
Pemusnahan ribuan botol miras di Mapolda Banten (Foto : Feby/Topmedia)

SERANG, TOPmedia - Menjelang Natal 2021 dan  Tahun Baru 2022 (Nataru), Polda Banten melakukan pemusnahan puluhan ribu botol minuman keras (miras) yang merupakan hasil operasi pekat maung 2021, Kamis (23/12/2021).

Kegiatan pemusnahan ini dihadiri oleh Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten KH Mahmudi, Danrem 064 Maulana Yusuf Brigjen TNI Yunianto, Kajati Banten Dr. Reda Mantovani, KA BNN Provinsi Banten Brigjen Pol Hendri Marpaung, Kepala ASDP Banten Hasan Lesy, dan Pejabat Utama Polda Banten.

Kapolda Banten, Irjen Pol Dr Rudy Heriyanto mengatakan, pemusnahan miras ini merupakan hasil operasi pekat maung 2021.

"Hari ini Polda Banten melakukan pemusnahan puluhan ribu botol minuman keras (Miras) yang dilaksanakan hasil dari operasi pekat maung 2021 sejak 14 Desember 2021 hingga 22 Desember 2021, operasi Ini sebagai bentuk keseriusan Polda Banten dalam upaya memerangi penyakit masyarakat, seperti yang diketahui minuman keras merupakan salah satu penyebab timbulnya gangguan kamtibmas,"katanya.

Selanjutnya, kata Irjen Pol Rudy Heriyanto menyampaikan, puluhan Ribu botol ini didapatkan dari berbagai tempat hiburan sampai ke tempat penjualan, seperti cafe, distributor, toko-toko jamu yang menyediakan minuman beralkohol.

"Kita sisir mulai dari cafe, distributor, sampai ke warung-warung kecil dan toko jamu,” jelasnya.

Lanjutnya, tujuan operasi pekat maung 2021, adalan operasi dalam rangka untuk mengantisipasi maraknya  peredaran minuman keras beralkohol dan penyakit masyarakat menjelang Nataru, dalam operasi pekat maung 2021 Polda Banten berhasil mengamankan 22.927 botol miras, 42 jerigen miras, dan 10 plastik miras.

"Kami juga dalam operasi pekat maung 2021 mengamankan berandal jalanan yang sangat meresahkan masyarakat, Polda Banten dan Polres jajaran mengungkap kasus berandal jalanan sebanyak 49 kasus diantaranya para kelompok pelajar, kasus prostitusi sebanyak 14 kasus diantaranya yaitu prostitusi berkedok panti pijat,"ujar Rudy Heriyanto.

Sementara itu, ditempat yang sama, Wakil Ketua MUI Provinsi Banten KH Mahmudi menyampaikan apresiasi kepada Polda Banten atas pemusnahan miras hasil operasi pekat maung 2021.

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Ponpes Kebakaran, Empat Kamar Santri Hangus 

Rabu, 12 Januari 2022 | 18:06 WIB

Maling Gudang Agen Gas LPG Ketahuan, Pelaku Ditangkap

Selasa, 11 Januari 2022 | 19:03 WIB
X