TOPMEDIA.CO.ID - Banyaknya kasus sengketa lahan tanah yang seringkali terjadi ditengah masyarakat, pihak Kementrian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional mencoba memberikan gambaran solusi yang disampaikan dalam sebuah seminar di Kota Serang, Rabu (14/07/2022).
Pada seminar dengan nama edukasi sengketa lahan yang dilaksanakan di salah satu Hotel di Kota Serang itu, dihadiri oleh unsur dari masyarakat, pegawai kelurahan dan para notaris yang biasanya menjadi para objek sengketa lahan.
Pada kesempatan itu, Inspektorat Jenderal Kementrian Agraria dan Tata Ruang/ BPN/ Sunraizal yang menjadi salah satu narasumber seminar mengatakan, bahwa sesuai amanat Presiden Jokowi bahwa kementian ATR/BPN bertugas untuk membantu masyarakat yang terlibat dalam konflik sengketa lahan.
"Bahwa dalam sosialisasi ini kami menyampaikan amanat Presiden Jokowi, bahwa kami harus membantu masyarakat menyelesaikan sengketa lahan, dan masyarakat juga harus mendaftarkan lahan tanah milik pribadinya agar tercatat di pemerintah," ujar Sunraizal kepada pers.
Sunraizal juga berpesan, kepada masyarakat Provinsi Banten yang misalnya mengalami kasus sengketa lahan, sebaiknya diselesaikan dengan mengedepankan musyawarah dengan pihak-pihak yang bersengketa. Jika pun harus menempuh mekanisme pengadilan, maka pihak Kementrian ATR/BPN siap mendampingi.
"Pada intinya dari adanya seminar edukasi seperti ini, masyarakat Banten terutama bisa mengambil ilmu dalam mengahadapi konflik jika terjadi sengketa tanah, dengan cara-cara yang baik dan benar sesuai aturan, sehingga nantinya tidak ada yang dirugikan," paparnya.***
Artikel Terkait
BPN Banten Dapat Penghargaan Kontribusi Penyerahan Aset Terbaik dari Bank Tanah
Lahan Milik PT KS Diminta Sediakan Pionir Untuk UKM Kota Cilegon, Ini Kata Ketua DPRD
Rakor GTRA 2022, Kakanwil BPN Banten : Ini Salah Satu Cara Meningkatkan Kesejahteraan dan Kemakmuran Rakyat
Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Serahkan Sertipikat, Kakanwil BPN Banten: Terima Kasih Dukungannya