Kelurahan Gelam Gelar Musrenbang, Lurah : Tahun 2024 Fokus di Perbaikan Jalan

photo author
Beni Hendriana, Top Media
- Jumat, 19 Januari 2024 | 17:27 WIB
Lurah Gelam, Samsudin (Sumber Foto : Istimewa)
Lurah Gelam, Samsudin (Sumber Foto : Istimewa)

 

TOPMEDIA - Kelurahan Gelam menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Serang Tahun 2025, Kecamatan Cipocok Jaya, Gelam, Jumat (19/1/2024).

Dalam sambutannya, Sekretaris Camat Cipocok Jaya, Linin menyampaikan kegiatan tersebut untuk menyerap aspirasi – aspirasi masyarakat untuk pembangunan 2025.

“Jadi usulan tahun 2024 ini untuk pembangunan di tahun 2025,” tuturnya.

Musrenbang tingkat kelurahan ini nantinya akan dibahas dalam Musrembang tingkat kecamatan dan akan dilanjutan ke Musrenbang tingkat Kota Serang.

Sementara itu, Lurah Gelam, Samsudin mengatakan kegiatan ini pihaknya mengundang RT/RW yang ada di Kelurahan Gelam.

Baca Juga: Pembangunan Masjid Ats Tsauroh Dilanjut 2024, Ini Penjelasan Pj Walikota Serang

“Ini merupakan program tahunan, dan pada intinya RT/RW yang ada di daerah Gelam ingin wilayahnya di bangun,” tuturnya.

Pembangunan pavling blok yang terletak RT 03/RW01 di Babakan yang terealisasi pembangunannya di tahun 2023, dan dana yang digelontorkan untuk pembangunan pavling blok senilai Rp30 juta.

Tak hanya itu, Kelurahan Gelam juga memiliki program yaitu membangun jalan – jalan yang rusak yang ada di lingkungan warga.

“Yang jelas kita mengharapkan di lingkungan warga – warga yang jalannya masih becek akan dilanjutkan kembali untuk dibangun,” jelasnya.

Lebih lanjut, Samsudin meminta masyarakat yang ada di Kelurahan Gelam diharapkan jangan menuntut permasalahan pembangunan saja, tetapi kewajiban membayar pajak juga harus ditingkatkan agar PAD Kota Serang meningkat.

“Kita harapkan RT/RW dan masyarakat yang ada di kelurahan, jangan menuntut agar pembangunan jalan diselesaikan, tetapi kewajiban warga juga harus sadar dan ditingkatkan supaya PAD Kota Serang meningkat,” imbuhnya.

Samsudin mengatakan kampung ini termasuk daerah paling ujung di kecamatan Cipocok Jaya, karena jarak ini cukup lumayan jauh, tapi masih banyak yang belum terselesaikan dengan baik, terutama masalah pemberdayaan masyarakat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Beni Hendriana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X