Pemprov Banten Konsisten Menggelar Gebyar Pemagangan Berbasis Pengguna dalam Rangka Kompetensi SDM

photo author
- Selasa, 24 Oktober 2023 | 14:00 WIB
Kepala Bidang Tenaga Kerja Disnakertrans Banten, Eki Baehaki memberikan piagam penghargaan kepada salah satu peserta pemagangan berbasis pengguna. (Topmedia.co.id/Istimewa)
Kepala Bidang Tenaga Kerja Disnakertrans Banten, Eki Baehaki memberikan piagam penghargaan kepada salah satu peserta pemagangan berbasis pengguna. (Topmedia.co.id/Istimewa)

TOPMEDIA - Dalam rangka mengurangi angka pengangguran, Disnakertrans Provinsi Banten konsisten menggelar program Gebyar Pemagangan Berbasis Pengguna

Pemagangan adalah pelatihan kepada para peserta yang dilakukan di industri. 

Sehingga program pemagangan merupakan sinergi simbiosis mutualisme antara pemerintah Provinsi Banten dengan industri juga para peserta magang itu sendiri.

Baca Juga: Anwar Usman Bersumpah Benar Benar Sakit Saat Absen RPH 3 Perkara: Saya Minum Obat Lalu Ketiduran!

"Dari sisi perusahaan, mereka akan mendapatkan SDM yang dapat diandalkan. Sedangkan para pemagang, mereka mendapat kesempatan berlatih di dunia kerja bahkan mempunyai peluang utk direkrut oleh perusahaan,” ujar Kepala Bidang Tenaga Kerja Disnakertrans Banten, Eki Baehaki, dalam acara Gebyar Pemagangan, Selasa 24 Oktober 2023. 

"Sementara dari sisi pemerintah l, jelas ini memberikan dampak yang signifikan dlm menekan angka pengangguran," lanjut Eki Baehaki.

Para peserta pemagangan tengah menyimak paparan yang disampaikan narasumber yang didatangkan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Banten
Para peserta pemagangan tengah menyimak paparan yang disampaikan narasumber yang didatangkan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Banten (Topmedia.co.id/Istimewa)

Gebyar Pemagangan tersebut dilangsungkan di PT. Yasunli Abadi Utama Plastik dan PT. Bright Mobile Telecomunication (OPPO).

Baca Juga: Pemprov Banten Raih Penghargaan Pengadaan Tahun 2023 Kategori Transaksi UMK

"Jadi, Gebyar Pemagangan ini adalah upaya Pemerintah Provinsi Banten dalam penyebaran luas edukasi dunia kerja, dan menjalankan amanat peraturan menteri no 6 tahun 2020 tentang pemagangan dalam negeri," jelasnya. 

Eki Baehaki juga mengakui, sosialisasi pemagangan di Banten sendiri hingga saat ini sudah 180 perusahaan sejak bulan Februari 2023. 

"Namun, yang telah menjalani magang sendiri sebanyak 96 perusahaan dengan jumlah peserta magang 1.771 orang," jelasnya.

Baca Juga: Denny Siregar Akui Pendukung Anies Baswedan Lebih Asyik: Tapi yang Onoh Ngeri, Konstitusi aja Dikangkangi!

"Ada subsidi uang saku, dan sekarang sedang berjalan di Kota Tangerang sebanyak 223 orang dari PT Yasuni dan PT Brand Mobile Telekomunikasion (OPPO)," tambahnya. 

Diakhir sambutan, Eki menegaskan, Pemerintah Provinsi Banten sendiri telah memberikan subsidi untuk peserta magang pada Kabupaten Tangerang dan Kota Cilegon. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Beni Hendriana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

PWNU Banten Serukan Islah Terkait Konflik di PBNU

Selasa, 2 Desember 2025 | 15:24 WIB
X