“Presiden kami terus mengatakan berulang kali, untuk negara rekan kami, kami siap membantu untuk minyak dan gas jika diperlukan,” ujar Tolchenov di Jakarta, Rabu (1/4/2026).
Pernyataan tersebut memperkuat sinyal bahwa Rusia membuka peluang kerja sama energi jangka panjang, tidak hanya bagi Indonesia tetapi juga negara lain yang bersedia menjalin kontrak.
Baca Juga: Houthi Klaim Luncurkan Rudal ke Israel Bersama Iran dan Hizbullah, Konflik Timur Tengah Memanas
Sikap Tegas Rusia terhadap Negara Barat
Di sisi lain, pemerintah Rusia menegaskan tidak akan memasok minyak ke negara yang mendukung kebijakan pembatasan harga yang dianggap merugikan pasar.
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Andrey Rudenko, menilai pasar energi global saat ini berada dalam kondisi fluktuatif akibat pengetatan pasokan dan kenaikan harga.
“Pasar energi sedang fluktuatif akibat pengetatan pasokan dan kenaikan harga. Rusia tidak akan menjual minyak kepada negara-negara provokatif,” ujarnya.
Kebijakan tersebut menyasar negara-negara yang selama ini mendukung Ukraina, termasuk kelompok G7 dan Australia yang berupaya mengurangi ketergantungan terhadap energi Rusia sejak konflik 2022.
Baca Juga: Trump Klaim Iran Minta Gencatan Senjata, Konflik AS-Iran Memanas dan Ancam Krisis Energi Global
Asia Berpacu Amankan Pasokan Energi
Setelah pelonggaran kebijakan oleh Washington, sejumlah negara Asia bergerak cepat mengamankan pasokan minyak mentah Rusia. Selain importir utama seperti China dan India, negara Asia Tenggara mulai menunjukkan ketertarikan serupa.
Langkah ini mencerminkan meningkatnya urgensi negara-negara Asia dalam menjaga ketahanan energi di tengah ketidakpastian geopolitik global.***
Artikel Terkait
Sekda Banten Dorong Optimalisasi Pajak Daerah, Kabupaten Kota Diminta Maksimalkan Opsen Kendaraan
Trump Klaim Iran Minta Gencatan Senjata, Konflik AS-Iran Memanas dan Ancam Krisis Energi Global
Menaker Imbau WFH 1 Hari per Pekan bagi Swasta dan BUMN, Dorong Efisiensi Energi Nasional
Houthi Klaim Luncurkan Rudal ke Israel Bersama Iran dan Hizbullah, Konflik Timur Tengah Memanas
Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Jalani Pemeriksaan Bareskrim terkait Kasus DSI Rp2,4 Triliun
Konflik Romelu Lukaku dengan Napoli Memanas soal Rehabilitasi Cedera, Terancam Sanksi Berat dari Klub
Chandra Asri Group Perkuat Dukungan Pemulihan Pasca Bencana di Sumatera
Gubernur Banten Dukung Keterlibatan Swasta dalam Kolaborasi Percepatan Pembangunan
Pemerintah Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Personel Penjaga Perdamaian di Lebanon, Tuntut Penyeledikian Menyeluruh
Iran Serang Tel Aviv, Warga Berlindung di Tengah Eskalasi Konflik Usai Ancaman Donald Trump