Negosiasi 21 Jam AS-Iran di Pakistan Gagal, Ketegangan Nuklir dan Energi Global Membayangi

photo author
Rohili, Top Media
- Senin, 13 April 2026 | 13:35 WIB
Delegasi Iran tiba di Islamabad, Pakistan menjelang perundingan penting dengan Amerika Serikat, membawa agenda diplomasi strategis di tengah ketegangan konflik dan isu nuklir yang belum mereda. (Foto : x.com/@IRTruePromise)
Delegasi Iran tiba di Islamabad, Pakistan menjelang perundingan penting dengan Amerika Serikat, membawa agenda diplomasi strategis di tengah ketegangan konflik dan isu nuklir yang belum mereda. (Foto : x.com/@IRTruePromise)

Pejabat Gedung Putih menyatakan keputusan akhir akan berada di tangan Presiden Trump. Namun, setiap pilihan membawa konsekuensi strategis dan politik yang signifikan, baik di dalam negeri maupun kawasan Timur Tengah.

Baca Juga: Menaker Yassierli Tekankan Implementasi PKB Freeport Harus Efektif untuk Cegah Perselisihan Kerja

Tekanan Militer Tak Mengubah Sikap Teheran

Pendekatan tekanan militer yang dilakukan Washington, termasuk serangan terhadap lebih dari 13.000 target menurut Pentagon, belum mampu mengubah sikap Iran.

Pemerintah AS sebelumnya memperkirakan langkah tersebut dapat memaksa Teheran melunak dalam perundingan. Namun, perhitungan tersebut tidak terbukti.

Sejarah juga menunjukkan bahwa kesepakatan besar antara kedua negara membutuhkan proses panjang. Pada era pemerintahan sebelumnya, perundingan nuklir berlangsung hingga dua tahun dengan berbagai kompromi signifikan.

Iran Tegaskan Tidak Akan Menyerah

Pemerintah Iran menegaskan tidak akan tunduk pada tekanan militer maupun politik. Dalam pernyataan resminya, Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan bahwa kerugian besar akibat konflik justru memperkuat tekad negara tersebut.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menyebut diplomasi tetap menjadi jalur utama, namun keberhasilannya bergantung pada itikad baik Amerika Serikat.

Menurutnya, proses negosiasi tidak realistis jika diharapkan selesai hanya dalam satu pertemuan.

Baca Juga: DMI Kabupaten Serang Gelar Haul Akbar Sultan Maulana Hasanuddin Ke-470 Hijriah, Hingga Gelar Bakti Sosial

Peran Pakistan dan Harapan Perdamaian

Sebagai tuan rumah, Pakistan berupaya menjaga momentum perdamaian. Wakil Perdana Menteri Ishaq Dar mendesak kedua pihak tetap mematuhi kesepakatan gencatan senjata yang telah dicapai sebelumnya.

Pemerintah Pakistan juga menyatakan komitmen untuk terus memfasilitasi dialog antara kedua negara guna menciptakan stabilitas kawasan.

Baca Juga: 6 Tahun Rusak, Jembatan Penghubung 2 Desa di Kecamatan Tirtayasa Tak Kunjungan Diperbaiki

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Beni Hendriana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Ajak PDI Perjuangan Kawal Pembangunan Kota Serang

Senin, 13 April 2026 | 19:45 WIB
X