• Jumat, 30 September 2022

Kemendagri Bersama Tim Pembina Samsat Genjot Pendapatan Pajak Kendaraan Bermotor

- Minggu, 7 Agustus 2022 | 07:54 WIB
Tim pembina samsat nasional di dampingi Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Istimewa)
Tim pembina samsat nasional di dampingi Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Istimewa)

TOPMEDIA.CO.ID - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Tim Pembina Samsat Nasional belakangan gencar turun ke daerah guna memaksimalkan pendapatan pajak kendaraan bermotor (PKB).

Tim Pembina Samsat Nasional yang terdiri dari Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Kepolisian Republik Indonesaia (Polri) dan Direktur Utama (Dirut) PT Jasa Raharja telah melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Provinsi Jawa Tengah pada 27 Juli 2022 dan Provinsi Jawa Barat pada 2 Agustus 2022.

Adapun pertemuan Tim Pembina Samsat Nasional yang diselenggarakan di Provinsi Jawa Tengah berlangsung di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur Jawa Tengah. Kedatangan Tim Pembina Samsat Nasional yang terdiri dari Dirjen Bina Keuda Kemendagri Agus Fatoni, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Firman Shantyabudi, dan Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan Achmad Purwantono disambut oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. 

Baca Juga: Liverpool Bermain Imbang 2-2 Melawan Tuan Rumah Fulham

"Kunjungan kerja Tim Pembina Samsat Nasional ke Jawa Tengah dan Jawa Barat dalam rangka meningkatkan kepatuhan wajib pajak, khususnya pajak kendaraan bermotor," ujar Dirjen Bina Keuda Kemendagri Agus Fatoni.

Pada kedua pertemuan tersebut, Fatoni mengungkapkan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mempunyai potensi yang sangat besar. PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) merupakan salah satu sumber Pendapat Asli Daerah (PAD) yang sangat potensial. Selain itu, hal tersebut juga berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan daerah.

Adapun potensi alokasi PKB dan BBNKB tahun 2022 dalam APBD Provinsi se-Indonesia sebesar Rp84,22 triliun dari total PAD sebesar Rp187,54 triliun atau sebesar 44,90 persen. Rinciannya, PKB sebesar Rp51,04 triliun atau 27,21 persen dari total PAD sebesar Rp187,54 triliun, dan BBNKB sebesar Rp33,18 triliun atau 39,40 persen dari total PAD sebesar Rp187,54 triliun.

Baca Juga: HUT RI Ke 77 Barengan Dengan HUT Kota Serang Ke 15, Syafrudin Doa Bersama

Lebih lanjut Fatoni menjelaskan, berdasarkan database DASI – Jasa Raharja, sampai dengan Desember 2021, terdapat 40 juta atau sekitar 39 persen dari 103 juta kendaraan bermotor yang tercatat di Kantor Bersama Samsat, belum melunasi pembayaran pajak kendaraan bermotor. Karena itu, Tim Pembina Samsat Nasional akan merekonsiliasi data kendaraan bermotor tersebut.

Halaman:

Editor: Rohili

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DLH Kota Cilegon Launching Sekolah Adiwiyata

Jumat, 30 September 2022 | 17:28 WIB

Konsentrasi Penurunan Stunting Di Kota Cilegon

Jumat, 30 September 2022 | 16:32 WIB

Lurah Citangkil Himbau Rawat Program DPWKel Salira

Jumat, 30 September 2022 | 16:28 WIB

Wakil Walikota Cilegon Minta Fokus Tangani Stunting

Kamis, 29 September 2022 | 19:00 WIB

DKPP Kota Cilegon Dukung Penurunan Stunting

Kamis, 29 September 2022 | 18:44 WIB

PLN: Program Kompor Listrik Batal

Selasa, 27 September 2022 | 22:14 WIB

Rapat Koordinasi Bencana, Ini Langkah Kelurahan Sukmajaya

Selasa, 27 September 2022 | 21:24 WIB
X