TOPMEDIA.CO.ID - Sudah 5 hari Ibu Kota Banten, Kota Serang dilanda banjir sejak 1 Maret 2022. Walikota Serang, Syafrudin masih menetapkan sebagai status siaga darurat.
Dikarenakan, masih terdapat beberapa titik di Kota Serang yang terkena banjir.
Dikatakan Syafrudin, bahwasanya masih terdapat titik banjir yang belum surut pada wilayah Kasemen Kota Serang.
Baca Juga: Bacaan duduk diantara dua sujud Sangat Indah, Save Ya Bestie
Bahkan juga, kata Syafrudin, masih mendata rumah yang terdampak banjir.
"Makanya masih status siaga darurat. Karena masih ada banjir dan mendata rumah yang terdampak banjir. Baik hanyut maupun rusak berat ringan," kata Syafrudin kepada wartawan, Sabtu 5 Maret 2022.
Tidak sampai disitu, Syafrudin juga menegaskan, sudah disiapkan anggaran bagi yang rumah mengalami kerusakan akibat banjir.
Untuk anggaranya sendiri, masih kata Syafrudin, mulai dari Rp 5, Rp 7 juta, Rp 10 juta, Rp 11 juta samapi Rp 17 juta.
"Bahkan juga ada bantuan dari Provinsi Banten dan Pemerintah Pusat, bagi rumah yang rusak akibat banjir Kota Serang," ujar Syafrudin.
Diakhir wawancara, Syafrudin mengakui, untuk titik lokasi banjir terdapat 82 titik, dan 4.357 rumah rusak akibat banjir.
Baca Juga: 800 Warga Kampung Pamarican Kelaparan, Protes Depan Walikota Serang, Begini Kisahnya !
Datapun masih terus bergerak, kata Syafrudin, saat ini saja baru kembali masuk dat rumah ruska sebanyak 165 rumah akibat banjir.
"Makanya status masih siaga darurat. Malam inipun, akan kembali dirapatkan," tutur Syafrudin seraya mengakhiri wawancara***
Artikel Terkait
1.500 Rumah Terendam banjir dan 5 orang Meninggal dunia, Walikota Serang : Ini Pertama Kali di Kota Serang
Akibat Banjir, 10 Ribu Warga Kota Serang Mengungsi, Ini Kata Walikota Serang
DPR RI Berikan Bantuan Untuk Korban Banjir, Walikota Serang : Kita Lagi Butuh Makanan
Sediakan Bantuan Rehab Rumah Korban Banjir, Walikota Serang : Dana Sudah Bisa Dicairkan, Ini Syaratnya !
800 Warga Kampung Pamarican Kelaparan, Protes Depan Walikota Serang, Begini Kisahnya !