parlemen

Budi Prajogo Sampaikan Sekolah Gratis dan MBG Dorong Peningkatan dan Pemerataan IPM

Jumat, 17 April 2026 | 19:14 WIB
Anggota DPRD Banten dari Fraksi PKS Budi Prajogo (Foto: Humas DPRD Banten)

TOPMEDIA - Anggota DPRD Banten dari Fraksi PKS, Budi Prajogo mengatakan bahwa program Sekolah Gratis dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat mendorong peningkatan dan pemerataan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Hal ini terlihat dari kenaikan IPM Provinsi Banten yang mencapai 77,25 pada tahun 2025. Ia bilang, kenaikan ini merupakan bentuk dari kebijakan yang tepat sasaran.

"Dengan capaian 77,25, Banten tidak hanya melampaui target, tetapi juga menunjukkan arah pembangunan yang semakin inklusif dan berkeadilan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (17/4/2026).

Capaian, kata dia, ini tidak terlepas dari sinergi kuat antara kebijakan daerah dan pemerintah pusat. Di tingkat daerah, kebijakan sekolah gratis yang digagas oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Banten telah membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat.

Baca Juga: Helpdesk dan Posko Pengaduan SPMB Banten 2026 Disiapkan, Orang Tua Bisa Lapor Kendala Pendaftaran

"Program ini secara langsung mengurangi beban biaya rumah tangga, sehingga anak-anak dari berbagai latar belakang ekonomi memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan," ujarnya lagi.

Dampaknya terlihat jelas pada indikator pendidikan. Rata-rata lama sekolah (RLS) di Banten tahun 2025 mencapai sekitar 9,38 tahun, meningkat dari 9,05 tahun pada 2024.

Kenaikan sekitar 0,33 tahun ini, tergolong signifikan dan menunjukkan semakin banyak penduduk yang menempuh pendidikan lebih lama.

Sementara itu, harapan lama sekolah (HLS) juga meningkat menjadi sekitar 13,5 tahun, yang mencerminkan peluang generasi muda untuk mengakses pendidikan hingga jenjang lebih tinggi semakin terbuka.

Peningkatan ini, lanjutnya, menjadi fondasi penting dalam mendorong kualitas sumber daya manusia, yang merupakan komponen utama dalam perhitungan IPM.

Di sisi lain, program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan penguatan yang signifikan, tidak hanya pada dimensi kesehatan, tetapi juga pada aspek ekonomi dan pemerataan di tingkat nasional.

Program ini memastikan bahwa anak-anak sekolah mendapatkan asupan gizi yang memadai, sehingga lebih sehat, lebih fokus belajar, dan memiliki potensi berkembang secara optimal.

Lebih jauh, MBG juga menciptakan lapangan kerja baru dan menggerakkan ekonomi lokal. Rantai pasok yang terbentuk mulai dari petani, pemasok bahan pangan, pelaku UMKM, hingga tenaga distribusi menciptakan aktivitas ekonomi yang luas.

"Anggaran yang digelontorkan pemerintah berubah menjadi aliran modal yang langsung masuk ke masyarakat, meningkatkan pendapatan dan daya beli, terutama bagi kelompok ekonomi bawah," kata politikus PKS itu.

Halaman:

Tags

Terkini