Ayah-Ibu Jangan Hanya Ceramahi Anak, Pandang si Kecil dari Sisi Lain dan Ambil Pelajaran Berharga

photo author
- Selasa, 22 Agustus 2017 | 13:35 WIB
Ilustrasi. (Foto: Net)
Ilustrasi. (Foto: Net)

TOPmedia - Wanita dan anak-anak adalah perhiasan dunia. Oleh sebab itu mereka harus dijaga dan disayangi. Terpenting dalam Islam anak-anak harus didik secara agama.

"Wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allah tempat kembali yang baik (surga). [Ali Imran:14].

Dari ayat tersebut diketahui bahwa anak memiliki derajat yang baik. Namun orang dewasa yang punya pengalaman hidup lebih banyak seringkali menganggap anak remeh. Anak seolah manusia yang tidak banyak tahu sehingga sering diceramahi bila berbuat salah.

Padahal jika memandang dari kaca mata Islami, anak-anak mengajarkan banyak hal kepada orang dewasa. Seperti hal-hal berikut ini yang dilansir dari Muslimmatters, Selasa (22/8/2017).

Petualangan

Anak-anak secara alami punya rasa penasaran. Mereka terus-menerus melakukan pencarian tentang kemampuan diri mereka sendiri dan dunia di sekitar. Kita, sebagai orang dewasa, harus melanjutkan jiwa petualangan anak dan rasa ingin tahu itu untuk menyelidiki hal yang belum diketahui.

Kepercayaan

Anak-anak sangat memercayai orang lain. Orang yang memilih untuk mudah percaya cenderung lebih bahagia, lebih disukai oleh orang lain, dan lebih etis daripada kurang memercayai orang lain. Kita, sebagai sebuah komunitas, harus berperilaku dengan cara yang dapat dipercaya, mendapatkan kepercayaan dari orang dewasa lainnya, dan sambil tetap percaya kepada saudara serta saudari lainnya.

Keyakinan

Anak kecil merasa bahwa merekalah yang terindah, paling cepat, terkuat, paling cerdas. Kita sebagai orang dewasa kurang memiliki kepercayaan diri, maka dari anak-anaklah kita bisa belajar mengejar impian.

Keaktifan

Anak-anak selalu bepergian dan suka bergerak. Orang dewasa perlu melepaskan diri dari rasa malas dan membiarkan kebosanan. Ikuti anak-anak dan jadilah pribadi yang aktif.

Pengetahuan yang mungkin tak diketahui orang dewasa

Di generasi Google dan ponsel pintar ini, anak-anak kita sering terpapar informasi bermanfaat yang belum pernah dijumpai orang dewasa. Jika orang dewasa belajar membuka telinga dan mendengarkan anak-anak, kita mungkin akan terkejut. Pendidikan telah berubah, dan anak diajarkan hal-hal di sekolah yang tidak pernah orang dewasa pelajari. Jika kita membahas apa yang telah dipelajari anak, mungkin benar-benar Banyak pelajaran yang didapat dari anak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Administrator

Tags

X