TOPMEDIA - Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan program sekolah gratis sebagai solusi alternatif bagi siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.
Program tersebut menjadi langkah strategis agar tidak ada anak usia sekolah jenjang SMA, SMK, dan SKH yang putus pendidikan akibat keterbatasan daya tampung sekolah negeri.
Solusi Bagi Siswa yang Tidak Lolos Negeri
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten, Jamaluddin, menyatakan siswa yang belum diterima di sekolah negeri tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan melalui sekolah swasta yang telah bekerja sama dengan pemerintah daerah.
Menurutnya, pemerintah ingin memastikan seluruh peserta didik tetap mendapatkan akses pendidikan tanpa terkendala biaya dasar sekolah.
Ratusan Sekolah Swasta Terlibat
Program sekolah gratis saat ini telah melibatkan sekitar 801 sekolah swasta di berbagai wilayah Banten. Ribuan siswa disebut telah menerima manfaat dari kebijakan tersebut.
Melalui kerja sama ini, pemerintah daerah berupaya memperluas akses pendidikan sekaligus mengurangi beban masyarakat saat masa penerimaan peserta didik baru.
Biaya yang Ditanggung Pemerintah
Dalam skema sekolah gratis, pemerintah menanggung biaya investasi dan operasional sekolah. Komponen itu mencakup uang bangunan, SPP, biaya ujian, serta sejumlah kebutuhan administrasi sekolah lainnya.
Sementara kebutuhan personal siswa seperti seragam, alat tulis, tas, dan ongkos transportasi tetap menjadi tanggung jawab masing-masing keluarga.