TOPMEDIA - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Banten pada tahun 2025 mencatatkan capaian positif dengan menyentuh angka 77,25 poin. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 0,90 poin atau tumbuh 1,18 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di level 76,35 poin.
Peningkatan ini dipicu oleh pertumbuhan signifikan pada dimensi umur harapan hidup serta rata-rata lama sekolah.
Anggota DPRD Provinsi Banten, Budi Prajogo, menilai lonjakan IPM ini merupakan bukti otentik bahwa kebijakan Pemerintah Provinsi Banten saat ini telah tepat sasaran.
Menurut sosok ini, capaian tersebut menunjukkan bahwa arah pembangunan daerah semakin inklusif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dampak Nyata Program Sekolah Gratis
Budi menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari keberanian Gubernur Banten, Andra Soni, dan Wakil Gubernur, Achmad Dimyati Natakusumah, dalam menggulirkan program sekolah gratis.
Kebijakan yang mencakup jenjang SMA, SMK, hingga SKh swasta pada tahun ajaran 2025-2026 tersebut secara drastis meningkatkan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) dari 9,05 tahun menjadi 9,38 tahun.
"Program ini memberikan kesempatan yang setara bagi anak-anak dari berbagai latar belakang ekonomi. Peningkatan RLS sebesar 0,33 tahun dalam satu periode adalah angka yang sangat signifikan untuk mendongkrak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)," ujar Budi dalam keterangannya, Kamis (16/4/2026).
Sinergi Pusat dan Daerah Melalui MBG
Selain sektor pendidikan di level daerah, hadirnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat dinilai memberikan daya dorong tambahan.
Program ini tidak hanya menjamin asupan nutrisi siswa agar lebih fokus belajar, tetapi juga memicu efek domino pada ekonomi lokal. Rantai pasok pangan yang melibatkan petani dan UMKM lokal terbukti mampu menurunkan angka kesenjangan pendapatan.
Indikator keberhasilan ekonomi ini tecermin dari rasio Gini Banten yang turun menjadi 0,312 pada tahun 2025. Sinergi antara akses pendidikan yang murah dan jaminan gizi yang baik menciptakan fondasi kesejahteraan yang lebih kokoh.