TOPMEDIA - Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menekankan pentingnya penguatan persatuan dan hubungan industrial antara buruh dan pengusaha.
Pesan tersebut disampaikan dalam acara halalbihalal keluarga besar Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) pimpinan Andi Gani Nena Wea (AGN) di KMK Global Sport, Cikupa, Kabupaten Tangerang, Selasa (14/6/2026).
Langkah harmonisasi ini dipandang krusial guna menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah tingginya eskalasi ketegangan dunia.
Menurut sosok yang akrab disapa Dimyati tersebut, hubungan kerja yang sehat menjadi kunci agar berbagai persoalan industrial dapat diselesaikan secara mufakat dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.
Komitmen Banten sebagai Daerah Ramah Investasi
Pemerintah Provinsi Banten memberikan jaminan bahwa wilayah ini tetap menjadi destinasi yang ramah bagi para penanam modal. Percepatan serta kemudahan dalam proses perizinan terus dilakukan sebagai bentuk pelayanan prima.
Selain itu, pemerintah daerah tengah berfokus pada penciptaan lapangan kerja yang didukung oleh ketersediaan sumber daya manusia unggul dan kompetitif.
Guna mewujudkan ekosistem kerja yang kondusif, sang Wakil Gubernur juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor.
Sinergi tidak hanya terbatas pada tataran tripartit, namun juga melibatkan jajaran TNI dan Polri demi memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di kawasan industri tetap terjaga.
Baca Juga: Ketua DPR RI Puan Maharani Desak Pemerintah Segera Percepat Perbaikan Kesejahteraan Guru Honorer
Sinergisitas Pekerja dalam Kondisi Global
Sejalan dengan hal itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo selaku Ketua Dewan Penasihat KSPSI AGN, mengingatkan para pekerja untuk senantiasa mengedepankan komunikasi dalam menyelesaikan konflik.
Perwira tinggi Polri ini menekankan bahwa iklim investasi nasional harus diproteksi bersama guna memastikan kesejahteraan buruh dan ketersediaan lapangan kerja tetap luas.