“Generasi muda perlu terlibat karena mereka yang akan melanjutkan perjalanan kebaya ke depan,” tambahnya.
Peran Perempuan dan Semangat Kartini
Ketua TP PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa parade budaya ini merupakan bentuk nyata pelestarian sekaligus penghormatan terhadap perjuangan perempuan Indonesia.
“Parade ini menjadi wujud pelestarian budaya sekaligus penghormatan terhadap perjuangan perempuan Indonesia,” ujarnya.
Ajakan juga disampaikan kepada perempuan di Banten untuk terus memperkuat peran dalam keluarga, masyarakat, dan pembangunan daerah dengan tetap menjunjung nilai budaya serta kearifan lokal.
Semangat Raden Ajeng Kartini, menurutnya, harus menjadi inspirasi untuk melahirkan perempuan yang tangguh, berdaya, dan berkontribusi nyata bagi bangsa.
“Semangat Kartini diharapkan terus menginspirasi perempuan agar berdaya dan memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” tuturnya.
Budaya sebagai Gaya Hidup
Melalui kegiatan ini, PBI Banten berharap kebaya tidak hanya dikenakan dalam acara adat atau seremoni, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat yang berbudaya.
Upaya tersebut sekaligus memperkuat posisi budaya lokal agar tetap eksis dan relevan di tengah perkembangan zaman.***