• Kamis, 11 Agustus 2022

Kota Cilegon Sukses Olah Sampah, Hingga Dapat Penghargaan Dari PLN

- Jumat, 1 Juli 2022 | 13:18 WIB
Kota Cilegon menjadi kota pertama di Indonesia yang telah berhasil merubah sampah menjadi bahan bakar briket atau co firing, hal ini menjadi keberhasilan sendiri bagi Pemerintah kota Cilegon (Tim Topmedia 03)
Kota Cilegon menjadi kota pertama di Indonesia yang telah berhasil merubah sampah menjadi bahan bakar briket atau co firing, hal ini menjadi keberhasilan sendiri bagi Pemerintah kota Cilegon (Tim Topmedia 03)

TOPMEDIA.CO.ID - Kota Cilegon menjadi kota pertama di Indonesia yang telah berhasil merubah sampah menjadi bahan bakar briket atau co firing, hal ini menjadi keberhasilan sendiri bagi Pemerintah kota Cilegon, karena menjadikan kota Cilegon sebagai kota percontohan bagi kota lain, dibuktikan sudah ada beberapa kota yang melakukan kunjungan ke kota Cilegon hanya untuk belajar pengelolaan sampah.

Sejalan dengan komitmen Indonesia dalam rangka transisi energi, di kota Cilegon sudah berhasil untuk menerapkan hal itu dalam menjadikan sampah menjadi bahan bakar co firing, hal ini berkat kerja sama PT. Indonesia Power dengan Pemerintah kota Cilegon sehingga dapat mewujudkan program co firing ini.

Atas keberhasilan itu, Pemerintah kota Cilegon yang dipimpin Wali kota Cilegon, Helldy Agustian yang diundang dalam penandatanganan MoU dirangkaikan dengan Seminar Bioenergi dan Cofiring yang diadakan oleh PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Stones Hotel Bali, Kamis 30 Juni 2022.

Baca Juga: Program Konkrit Sandiaga Menciptakan Lapangan Pekerjaan Membuat Masyarakat Ingin Sandiaga Di 2024

Helldy mengapresiasi, kerjasama antara PLN dan Pemkot Cilegon dalam pemanfaatan sampah kota. Proyek pengolahan sampah kota jadi bahan baku co-firing di Cilegon ini merupakan proyek percontohan yang bisa diimplementasikan di wilayah lain.

"Kami saat ini sudah mengembangkan industri BBJP (Bahan Bakan Jumputan Padat), kami sudah mulai uji coba dari April tahun lalu dan Desember kami bisa produksi jumputan padat untuk mengganti kebutuhan batu bara," ujar Helldy.

Helldy juga menambahkan, dengan produksi sampah kota Cilegon bisa diolah untuk mensubtitusi 5 persen kebutuhan batu bara di PLTU Suralaya.

Baca Juga: Ingin Didoakan Kebaikan Oleh Malaikat? Ayo Amalkan Anjuran Rasulullah Berikut!

"Kami olah sampah pasar, sampah rumah tangga ini untuk jadi jumputan padat. Ini merupakan langkah strategis untuk sekaligus mengurangi emisi karbon dan mengurangi sampah di kota Cilegon demi kebersihan lingkungan," ujarnya.

Halaman:

Editor: Febi Sahri Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X