• Rabu, 19 Januari 2022

Tiga Perpustakaan Desa Terbaik di Kabupaten Serang Dapat Hadiah, DPKD : Kita Picu Semangat Literasi

- Rabu, 22 Desember 2021 | 15:01 WIB
Penyerahan piala dan hadiah di Kantor DPKD Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Serang (Foto : Topmedia)
Penyerahan piala dan hadiah di Kantor DPKD Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Serang (Foto : Topmedia)

SERANG, TOPmedia - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kabupaten Serang memilih tiga perpustakaan desa terbaik melalui Lomba Pengelola Perpustakaan Desa tingkat Kabupaten Serang Tahun 2021.

Ketiga perpustakaan desa tersebut meliputi, Perpustakaan Desa Pagintungan Pintar Kecamatan Jawilan, Kedua Perpustakaan Desa Pelawad Pintar Kecamatan Ciruas, Ketiga Perpustakaan Desa Pengawinan Kecamatan Bandung.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPKD Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasadya mengatakan, bahwa pihaknya mengadakan lomba perpustakaan dari 15 peserta yang mendaftar dihasilkan tiga perpustakaan desa terbaik di Kabupaten Serang.  

“Mudah-mudahan dengan adanya lomba ini memacu semangat, memotivasi untuk perpustakaan desa kedepannya lebih baik lagi,” kata Anas usai penyerahan piala dan hadiah di Kantor DPKD Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Serang, Rabu(22/12/2021).

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosatik) Kabupaten Serang ini, ia berharap, perpustakaan desa lebih maju lagi kedepannya. Karena seiring dengan kemajuan teknologi informasi, tentunya perpustakaan juga perlu dilengkapi juga dengan teknologi informasi.

“Sehingga masyarakat khususnya kaum milenial mau untuk ke perpustakaan mengembangkan ilmunya, kemudian menerapkan ilmu yang sudah di baca untuk di terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Disisi lain, Anas memaparkan, bahwa persentase minat membaca masyarakat masih jauh karena budaya di Kabupaten Serang lebih kepada budaya mendengarkan dan budaya lisan atau berbicara. 

“Untuk budaya membaca kita masih jauh, maka dengan adanya perpustakaan desa kami berharap bisa memacu semangat masyarakat untuk sama-sama membaca. Banyak sekarang kalau dalam pengajian ada kitab kuning, itupun salah satu sebetulnya supaya bertambah dalam hal ilmu agama,”katanya.

Sedangkan dalam hal ilmu pengetahuan sosialnya, sebut Anas, dengan adanya perpustakaan desa masyarakat mau untuk meningkatkan kemampuannya khususnya anak-anak muda atau kaum milenial, untuk sama-sama meningkatkan minat baca. “Karena minat baca harus kita tumbuhkan semangatnya,”tegas Anas.

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Hanya Di Kota Serang, TPSA Disulap Jadi Lebih Asri

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:43 WIB

Bupati Serang Kejar Target Vaksinasi Anak Di 2022

Senin, 17 Januari 2022 | 18:15 WIB
X