• Rabu, 19 Januari 2022

Baru 40 %, Tenagakerja Di Banten Yang Masuk Kepesertaan BPJS

- Rabu, 15 Desember 2021 | 19:01 WIB
Depdir BPJS ketenagakerjaan wilayah Banten, Yasarudin dan ketua dewan pengawas BPJS ketenagakerjaan, Muhammad Zuhri ( Foto : Topmedia)
Depdir BPJS ketenagakerjaan wilayah Banten, Yasarudin dan ketua dewan pengawas BPJS ketenagakerjaan, Muhammad Zuhri ( Foto : Topmedia)

SERANG, TOPmedia - Terungkap, ternyata sampai saat ini, masih banyak pekerja di Provinsi Banten khususnya dari sektor informal yang belum terdaftar kedalam kepesertaan BPJS ketenagakerjaan meski dianggap cukup beresiko dan rentan kehilangan atas pekerjaannya tersebut.

Mereka antaranya petani, gojek, marbot, pengurus DKM dan masih banyak lagi. Padahal, kepesertaan BPJS ketenagakerjaan ini  penting dan bersifat wajib dan diharuskan oleh Undang-undang.

Atas kondisi itu, Depdir BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Banten, Yasarudin mengakui jika sampai saat ini baru sekitar 40 persen para  pekerja yang ada di Provinsi Banten belum masuk kedalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, termasuk dari sektor informal.

Meski begitu, pihaknya menargetkan untuk bisa secepatnya agar para pekerja tersebut, semuanya bisa terdaftar sebagai kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

"Iya (Baru 40 persen). Ini haknya buruh (kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan), sudah dijamin Undang-undang. Bahwa pekerja itu wajib mendapatkan perlindungan baik sektor formal maupun informal," katanya, usai menggelar FGD dengan mengangkat tema Perlindungan, jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja, di salah satu rumah makan yang terletak di Kawasan Kelapa Dua, Kota Serang, Rabu (15/12/2021).

Untuk diketahui, sejumlah usur masyarakat yang ada di Banten, antaranya dari unsur keagamaan, Muhamadiyah, pesantren, Baznas, CSR, Perkumpulan Urang Banten (PUB) mengikuti acara FGD tersebut

 Mereka mendeklaraikan diri untuk ikut mendukung program kepesertaan BPJS Ketanagakerjaan bagi pekerja di Banten,  selain untuk menambah pundi-pundi dalam mengumpulkan amal jariah.

Senada, Ketua Dewan Pengawas BPJS ketenagakerjaan, Muhammad Zuhri mengatakan, premi iuran BPJS Ketenagakerjaan sangat minimalis. Namun, memberikan banyak manfaat secara maksimalis.

Dirinya mencontohkan, seperti kepesertaan yang hanya ikut keanggotaan dengan hanya membayara Rp 16.500 setiap bulannya, pekerja akan mendapatkan minimal dua program BPJS Ketenagakerjaan, dirikan dipastikan bisa mendapat manfaat jaminan mencapai Rp 42 juta, selanjutnya jika memiliki keturunan. Maka, kedua anaknya akan dijamin sampai kebangku kuliah.

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Hanya Di Kota Serang, TPSA Disulap Jadi Lebih Asri

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:43 WIB

Bupati Serang Kejar Target Vaksinasi Anak Di 2022

Senin, 17 Januari 2022 | 18:15 WIB
X