• Kamis, 26 Mei 2022

Omicron Mengancam, PPKM Hingga Tingkat RT dan RW Kembali Diperketat

- Selasa, 18 Januari 2022 | 23:21 WIB
Kepala Dinas Kesehatah Ptrovinsi Banten Ati Pramuji Hastuti.
Kepala Dinas Kesehatah Ptrovinsi Banten Ati Pramuji Hastuti.

 

TOP MEDIA.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan kembali mengoptimalkan fasilitas dan SDM yang dimiliki untuk fokus terhadap penanganan pasien Covid-19 seperti pada gelombang pertama dan kedua pandemi Covid-19.

Hal itu menyusul kejadian ditemukannya 11 kasus yang dinyatakan terkonfirmasi positif virus Covid-19 varian omicron. Sebagian dari mereka ditemukan di wilayah Tangerang Raya.

Menyikapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten dr Ati Pramudji Hastuti mengaku, berdasarkan hasil rapat koordinasi bersama Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan terkait kenaikan kasus Covid-19 varian omicron dengan berbagai daerah terutama DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Provinsi Banten berapa waktu lalu, disimpulkan agar PPKM hingga tingkat RT dan RW termasuk meminimalisir gerakan masyarakat kedepan nantinya agar bisa lebih diperketat.

Baca Juga: Sandiaga Uno Hari Ini Ngantor Mengenakan Pakaian Khas Suku Badui, Lihat Penampilannya

"Untuk yang bekerja di perkantoran kemungkinan nanti akan WFH (Work From Home, red), begitu juga dengan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) akan dilakukan evaluasi dan disesuaikan dengan tingkat kerawanannya. Bisa 70 atau 50 persen," terang Ati, melalui Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Banten, Selasa (18/1/2022).

Disisi lain, sambung Ati, Pemprov Banten juga akan meningkatkan tracking dan testing. Bahkan tempat isolasi karantina juga akan ditingkatkan. Rumah Sakit rujukan juga sudah disiapkan untuk antisipasi terjadi lonjakan kasus, serta memperbanyak jumlah tempat tidur.

"Adapun untuk tempat karantina dan isolasi yang terkonsentrasi di Kabupaten dan Kota. Seluruh rumah sakit yang ada di Banten akan diwajibkan menyediakan ruangan khusus untuk penanganan pasien Covid-19, termasuk juga nanti RSUD Banten akan kembali dijadikan sebagai RS rujukan utama penanganan pasien Covid-19," jelasnya.

Baca Juga: Mengintip Sirkuit Mandalika KTT G20 Dengan Berbagai Kelebihanya Serta Diklaim Minim Kejadian Pembalap Jatuh

Halaman:

Editor: Deni Kusuma Wijaya

Sumber: Biro Adpim Setda Banten

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Fakta Menarik Perang Senjata Biologis dan Kimia

Kamis, 26 Mei 2022 | 10:36 WIB

Jemaah Haji dari Banten Masuk Embarkasi Jakarta

Selasa, 24 Mei 2022 | 19:00 WIB
X