• Selasa, 4 Oktober 2022

Puluhan Butir Peluru Dan Granat Jenis Korea Ditemukan di Kota Serang

- Selasa, 2 Juni 2020 | 17:07 WIB
Tim  Brimob Polda Banten saat mengamankan penemuan granat aktif dan sembilan puluh satu proyektil peluru aktif jenis SS1 Kaliber 5,56 mm. (Foto: Ist)
Tim Brimob Polda Banten saat mengamankan penemuan granat aktif dan sembilan puluh satu proyektil peluru aktif jenis SS1 Kaliber 5,56 mm. (Foto: Ist)

SERANG, TOPmedia - Granat jenis Korea dan peluru tipe SS1 kaliber 5,56 milimeter (mm), ditemukan disebuah rumah kontrakan yang sudah lama kosong. Keduanya di duga masih aktif dan terbungkus rapih di kotak besi warna hijau.

Peluru dan granat itu ditemukan dirumah kontrakan yang beralamat di Perumahan Persada Banten, Blok C 04 nomor 01, RT 07 RW 04, Kelurahan Kepuren, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten.

"Amunisi sebanyak 91 butir dan satu buah granat jenis Korea. Keduanya produksi Pindad," kata Kapolsek Walantaka, AKP Kasmuri, melalui pesan singkatnya, Selasa (02/06/2020).

Kasmuri bercerita awalnya pemilik kontrakan membersihkan rumahnya yang sudah lama kosong. Saat menyapu bagian dapur, dia menemukan kotak besi dan ketika dibuka, berisikan granat dan amunisi yang di duga masih aktif.

Pemilik kontrakan kemudian melaporkannya ke Ketua RT dan RW dan selanjutnya melapor ke Polsek dan Danramil Walantaka untuk segera ditangani.

"Rumah tersebut di kontrakan, tiga tahun yang lalu oleh pemiliknya dalam keadaan kosong," terangnya.

Polsek dan Danramil Walantaka kemudian melaporkan ke Mapolres Serang Kota yang penanganan selanjutnya dilakukan oleh tim Gegana Brimob Polda Banten. Peluru dan granat kini sudah berada di Mako Brimob Polda Banten untuk di amankan.

"Ditemukan saat pemilik rumah membersihkan kontrakannya. Sekarang sudah di tangani oleh Brimob," jelasnya. (YDtama/Red)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Ukraina Kehilagan Senjata HIMARS yang Dipasok AS

Rabu, 28 September 2022 | 19:32 WIB

Amerika Serikat Pasok Tank Tambahan ke Ukraina

Rabu, 28 September 2022 | 13:45 WIB

Mendagri Tegaskan ASN Jangan Terlibat Politik Praktis

Kamis, 22 September 2022 | 16:12 WIB
X