Kisah Hafshah binti Umar Bin Khathab, Cobaan dan Ganjaran Untuk Perempuan Mulia

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 08:23 WIB
Ilustrasi foto, Hafshah binti Umar bin Khaththab (harapanrakyat)
Ilustrasi foto, Hafshah binti Umar bin Khaththab (harapanrakyat)

TOPMEDIA – Cobaan dan balasan ganjaran untuk seorang perempuan bernama Hafshah binti Umar Bin Khathab. Hafshah adalah putri dari Umar Bin Khathab. Suami dan anaknya Hafshah meninggal pada Perang Badar.

Umar bin Khaththab adalah seorang penguasa yang adil dan memiliki hati yang sangat khusyuk.

Pernikahan Rasulullah dengan Hafshah merupakan bukti cinta kasih beliau kepada mukminah yang telah menjanda setelah ditinggalkan suaminya Khunais bin Hudzafah as-Sahami, yang berjihad di jalan Allah.

Khunais bin Hudzafah as-Sahami pernah berhijrah ke Habasyah, kemudian ke Madinah, dan gugur dalam Perang Badar.

Baca Juga: Kisah Khalifa Abu Bakar Melepas Perlindungan Ad Dughna

Setelah suami anaknya Hafshah meninggal, dengan perasaan sedih Umar Bin Khathab menghadap Rasulullah untuk mengabarkan nasib anaknya yang menjanda.

Ketika itu Hafshah berusia delapan belas tahun. Mendengar penuturan Umar Bin Khathab, Rasulullah memberinya kabar gembira dengan mengatakan bahwa beliau bersedia menikahi Hafshah.

Jika kita menyebut nama Hafshah, ingatan kita akan tertuju pada jasa-jasanya yang besar terhadap kaum muslimin saat itu.

Dialah istri Nabi Muhammad yang pertama kali menyimpan Al-Qur’an dalam bentuk tulisan pada kulit, tulang, dan pelepah kurma, hingga kemudian menjadi sebuah kitab suci yang sangat agung.

Baca Juga: Kisah Rasulullah SAW Menunjuk Khalifa Abu Bakar sebagai Imam

Halaman:

Editor: Fuad Fauji

Sumber: Islam Story

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Waspada, 5 Tanda Anak Durhaka Kepada Orang Tua

Jumat, 13 Mei 2022 | 18:21 WIB
X